LUBUKLINGGAU - Bangunan Gapura Linggau Juara yang berada di Jalan Kenanga II Lintas menuju rumah dinas Wali Kota Lubuk Linggau roboh pada Selasa, 13 Januari 2026.
Peristiwa Gapura Linggau Juara roboh tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di simpang Y, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, gapura tersebut diduga roboh setelah bagian atasnya tersenggol atau tertabrak truk yang sedang mengangkut kerupuk dan melintas di jalan tersebut.
Gapura Baru Tiga Minggu Sudah Roboh
Kejadian ini cukup menjadi perhatian warga karena bangunan Gapura Linggau Juara di Jalan Kenanga II Lintas tersebut diketahui baru selesai dibangun sekitar tiga minggu sebelumnya.
Pada papan informasi proyek yang berada di lokasi, pembangunan gapura tersebut tercatat menggunakan anggaran APBD Kota Lubuk Linggau.
Proyek itu dikerjakan oleh CV Bos Muda Kontraktor dengan nilai pekerjaan mencapai Rp199.433.400.
Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku kecewa melihat bangunan yang masih tergolong baru tersebut sudah mengalami kerusakan hingga roboh.
Diduga Ditabrak Truk Kerupuk
Informasi awal yang diperoleh menyebutkan robohnya gapura diduga dipicu kendaraan truk pengangkut kerupuk yang melintas.
Bagian atas muatan truk disebut mengenai konstruksi gapura hingga menyebabkan bangunan tersebut roboh.
Sejumlah warga juga menyebut kejadian serupa pernah terjadi di ruas Jalan Kenanga Lintas. Salah seorang warga mengatakan, sebelumnya pernah ada gapura yang mengalami kejadian serupa akibat ditabrak truk pengangkut kerupuk.
"Ditabrak truk kerupuk untuk lebaran," ujar warga di sekitar lokasi.
Warga Soroti Pengawasan Pembangunan
Warga menyayangkan kondisi tersebut, terlebih karena pembangunan Gapura Linggau Juara baru saja selesai dalam waktu sekitar tiga minggu.
Mereka mempertanyakan ketahanan konstruksi bangunan serta pengawasan terhadap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah daerah.
Robohnya gapura setelah diduga tersenggol kendaraan dengan muatan kerupuk juga menjadi perhatian warga. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi terhadap kualitas pembangunan dan pengawasan pekerjaan oleh pihak terkait.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan Gapura Linggau Juara maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan. ***
