MUSI RAWAS – Informasi mengenai kemunculan sosok yang disebut-sebut sebagai pocong di Desa L Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, membuat warga menjadi resah.
Menanggapi informasi tersebut, personel Polsek Tugumulyo bersama perangkat Desa L Sidoharjo mendatangi lokasi yang disebut sebagai tempat kemunculan pocong pada Minggu malam, 31 Mei 2026.
Kapolsek Tugumulyo AKP Rusdan mengatakan, kedatangan polisi ke lokasi dilakukan bersamaan dengan kegiatan patroli 3C serta pemantauan arus lalu lintas selama libur panjang.
Menurutnya, pengecekan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sempat dibuat khawatir oleh kabar tersebut.
“Karena ada informasi kemunculan pocong, kami bersama perangkat desa mengecek langsung lokasi,” ujar Rusdan, Senin, 1 Juni 2026.
Polisi Tidak Menemukan Sosok yang Disebut Pocong
Setibanya di lokasi hingga malam hari, petugas tidak menemukan sosok yang disebut-sebut sebagai pocong tersebut.
Polisi bahkan mengajak seorang anak berusia sekitar 10 tahun yang disebut memiliki kemampuan melihat makhluk gaib atau dikenal sebagai indigo untuk berkeliling di sejumlah lokasi di desa tersebut.
Anak itu disebut menunjuk beberapa tempat yang menurutnya memiliki “penunggu”. Namun, polisi tidak menemukan sesuatu yang dapat menguatkan informasi mengenai keberadaan sosok tersebut.
Orang yang Mengaku Memotret Pocong Tidak Hadir
Selain melakukan pengecekan, pihak desa juga berusaha meminta keterangan dari orang yang sebelumnya disebut sebagai pihak pertama yang memotret penampakan pocong tersebut.
Menurut Kapolsek, orang yang mengaku mengambil foto itu merupakan anak pemilik rumah yang berada di sekitar pohon pisang yang disebut sebagai lokasi penampakan.
Namun, orang tersebut tidak datang meskipun telah beberapa kali dihubungi melalui telepon.
“Diminta datang ke lokasi, tetapi tidak juga datang,” kata Rusdan.
Polisi Minta Warga Tidak Mudah Resah
Polsek Tugumulyo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi mengenai penampakan yang belum terbukti kebenarannya.
Rusdan juga mengingatkan adanya kemungkinan informasi semacam itu dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan.
Menurutnya, warga tetap perlu waspada terhadap lingkungan sekitar, khususnya pada malam hari.
Polisi Duga Foto Pocong Hasil Editan AI
Dari hasil pengecekan awal, polisi juga menduga foto yang beredar mengenai penampakan pocong tersebut kemungkinan merupakan hasil rekayasa digital atau dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kapolsek menyebut pihaknya bersama kepala desa bahkan mencoba membuat foto dengan konsep serupa di sejumlah lokasi. Hasilnya, foto yang dibuat disebut memiliki kemiripan dengan gambar penampakan yang beredar.
Rusdan mengatakan dirinya secara pribadi tidak mempercayai adanya penampakan tersebut. Namun, karena informasi itu telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, pihak kepolisian tetap melakukan pengecekan secara langsung.
“Karena bisa meresahkan masyarakat, kami harus hadir dan mengecek langsung,” tegasnya.
Sementara itu, apabila nantinya terdapat keyakinan dari masyarakat bahwa sosok tersebut benar-benar ada, Kapolsek telah meminta pemerintah desa berkoordinasi untuk mengambil langkah yang dianggap perlu.
Hingga pengecekan dilakukan, polisi belum menemukan bukti yang memastikan keberadaan pocong seperti yang ramai diperbincangkan warga Desa L Sidoharjo. ***
