MUSIRAWAS - Kabar duka datang dari Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas. Seorang pelajar laki-laki berusia 12 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Pagat atau Bonot, Desa Muara Megang.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 5 September 2026. Korban diketahui berinisial AFA (12), warga SP3 Blok A, Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan.
Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Informasi mengenai peristiwa itu diterima pihak kepolisian dari masyarakat pada Senin, 7 September 2026.
Kronologi Anak Tenggelam di Sungai Pagat
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, AFA sedang mandi di Sungai Pagat bersama kakak kandungnya, M (22), dan sejumlah teman.
Diduga korban terpeleset hingga masuk ke bagian sungai yang cukup dalam. Korban yang tidak dapat berenang kemudian terseret arus.
Mengetahui korban tenggelam, warga sekitar langsung melakukan pencarian di sepanjang sungai.
Setelah sekitar dua jam dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan. Namun, saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia.
“Korban langsung dibawa ke rumah duka di SP2 Desa Sido Mulyo dan telah dimakamkan di TPU setempat,” jelas Kapolsek.
Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Setelah menerima laporan, Polsek Muara Lakitan melakukan sejumlah tindakan kepolisian. Petugas mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari para saksi.
Dua saksi telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Salah satunya merupakan kakak kandung korban yang berada di lokasi saat kejadian, sedangkan saksi lainnya merupakan warga yang ikut dalam proses pencarian hingga korban ditemukan.
Pihak kepolisian juga telah membuat laporan dan menyampaikan perkembangan kejadian kepada Kapolres Musi Rawas.
Keluarga Terima sebagai Musibah
Keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Polisi sebelumnya juga menawarkan proses autopsi terhadap jenazah korban.
Namun, pihak keluarga memilih tidak melakukan autopsi karena masih berada dalam suasana berduka.
Kapolsek Muara Lakitan mengingatkan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai.
Orang tua juga diminta memperhatikan kondisi sungai, terutama lokasi yang memiliki arus cukup deras serta kedalaman yang sulit diperkirakan, guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi. ***
