MURATARA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Selasa 24 Maret 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Calya dengan truk Mitsubishi Canter. Akibat kecelakaan, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Koko Birawa (32), warga Dusun VII, Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara. Ia merupakan pengemudi Toyota Calya BG 1514 MU.
Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi Canter roda enam dengan nomor polisi BG 8552 PM, Dedi Kurnia, warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, Muratara, mengalami luka ringan.
Kronologi Kecelakaan di Jalinsum Muratara
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Surya Aditama melalui Kasat Lantas AKP M A Karim membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Menurutnya, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa bermula ketika Toyota Calya yang dikemudikan Koko Birawa melaju dari arah Kota Lubuk Linggau menuju Rupit, Musi Rawas Utara.
Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan Dedi Kurnia. Truk tersebut bergerak dari arah Rupit menuju Kota Lubuk Linggau.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Toyota Calya diduga masuk ke jalur berlawanan saat berada di lokasi kejadian. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan mobil Calya bertabrakan dengan truk Mitsubishi Canter.
Pengemudi Calya Meninggal Dunia
Benturan keras mengakibatkan pengemudi Toyota Calya, Koko Birawa, mengalami luka-luka.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Karang Jaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara pengemudi truk, Dedi Kurnia, mengalami luka ringan dan juga mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan terkait kecelakaan tersebut. Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. ***
